Kaum Selebritas tampaknya akan menjadi Bola Salju Kawin Campur/Silang di Indonesia dan Dunia.
Seleb belum tentu Artis, tetapi Seleb adalah siapapun yang cukup terkenal dan biasanya menghiasi Layar Infotaintment. Hingga kini belum ada Data Statistik Indonesia yang menyatakan bahwa kaum Seleb lebih banyak melakukan Kawin Campur/Silang menuju Pembauran Sejati daripada kaum Kebanyakan atau Khalayak Ramai, tetapi karena kaum Seleb menjadi Sorotan, maka tidak mustahil mereka juga akan menjadi Panutan (Bola salju).
Daftar ringan di bawah ini ingin mencoba memaparkan beberapa Seleb Indonesia yang telah melakukan Kawin Campur:
Anggota DPR, Adjie Massaid, Jawa Kawin Campur dengan Anggota DPR, Angelica 'Angie' Sondakh, Manado.
Artis, Christian Sugiono, Kristen Kawin Campur dengan Artis, Titi Kamal, Islam.
Anggun Cipta Sasmi, Penyanyi, sekarang Warga Negara Perancis pernah Kawin Campur dengan Michael de Gea, Perancis pada usia 18 tahun kemudian Kawin Campur dengan Oliver Maury, Kanada dan akhirnya Kawin Campur dengan Cyril Montana, Perancis dan dikaruniai seorang Putri yang dinamai Kirana.
Yulia Perez Kawin Campur dengan Damian Perez, Perancis.
Fauzi Baadilla Kawin Campur dengan Senk Lotta model Uzbekistan. Saya prediksi di masa yang akan datang akan terjadi banyak Kawin Campur dengan model Uzbekistan di Indonesia, karena mereka Cantik dan Muslim, sehingga tak ada hambatan Beda Agama.
R.A. Srimulat, 42 tahun Kawin Campur dengan Teguh Slamet Rahardjo (Kho Djien Tiong), 24 tahun dan kemudian Teguh Srimulat Kawin Campur dengan Jujuk Djuariah.
Feby Febiola Kawin Campur dengan Bruce Nicolas Delteil, Perancis.
Maudy Koesnaedi Kawin Campur dengan Erick Meijer, Belanda.
Marcellius Hamonangan Siahaan atau lebih dikenal dengan Marcell Siahaan mantan suami Dewi Lestari Kawin Campur dengan Rima Melati Sheila Adams, artis Singapura.
Anne J. Cotto Kawin Campur dengan Mark Hanusz, Amerika.
Tamara Geraldine Kawin Campur dengan Tien Thinh Pham, Vietnam.
Tamara Blezinsky pernah Kawin Campur dengan Teuku Rafli Pasha, Aceh.
(bersambung/berlanjut ...)
Tampilkan postingan dengan label Guantanamo. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Guantanamo. Tampilkan semua postingan
Sabtu, 13 Juni 2009
Minggu, 19 April 2009
AS dan Belanda boikot Anti Rasisme
Running Text Metro TV beberapa jam yang lalu menampilkan bahwa:
AS dan Belanda boikot konperensi Anti Rasisme di Jenewa. Hal ini membuat PBB kaget!
Saya tidak terlalu kaget mendengarnya. Karena sering sekali mereka menerapkan Standar Ganda atau yang di bibir lain dengan perbuatan.
AS misalnya mengecam Cina yang konon melanggar HAM, tetapi mereka bahkan telah memenjarakan banyak warga asing di Guantanamo selama bertahun-tahun tanpa pengadilan apapun.
Dugaan saya mereka memboikot, karena mereka memang masih Rasis dan tidak sepenuhnya mendukung Pembauran. Mungkin dalam hal ini Indonesia lebih baik.
AS dan Belanda boikot konperensi Anti Rasisme di Jenewa. Hal ini membuat PBB kaget!
Saya tidak terlalu kaget mendengarnya. Karena sering sekali mereka menerapkan Standar Ganda atau yang di bibir lain dengan perbuatan.
AS misalnya mengecam Cina yang konon melanggar HAM, tetapi mereka bahkan telah memenjarakan banyak warga asing di Guantanamo selama bertahun-tahun tanpa pengadilan apapun.
Dugaan saya mereka memboikot, karena mereka memang masih Rasis dan tidak sepenuhnya mendukung Pembauran. Mungkin dalam hal ini Indonesia lebih baik.
Label:
Anti Rasisme,
AS,
asimilasi,
Belanda,
Cina,
Guantanamo,
HAM,
Indonesia,
Jenewa,
Kawin Campur Silang,
Kebudayaan,
Keterbukaan,
metro tv,
PBB,
Pembauran Sejati,
Rasis,
running text,
Standar Ganda,
US
Langganan:
Postingan (Atom)